Hiburan

Duo ba uku Inok, lagu yang tercipta diatas dak kapal Ferry Bangkahuni – merak

×

Duo ba uku Inok, lagu yang tercipta diatas dak kapal Ferry Bangkahuni – merak

Sebarkan artikel ini
Duo Ba Uku Inok

Romancenews.id – Inspirasi bisa datang darimana saja, kampanpun dan kepada siapapun, ia hadir mempengaruhi ruang imajinasi sesorang untuk menuliskannya ke dalam bentuk  karya. Imajinasi yang lahir biasanya dari sebuah perjalanan spiritual ataupun sebuah kisah dari sejarah hidup seseorang.

Karya seni yang lahir dari kisah nyata seseorang biasanya cendrung memiliki nilai emosional tersendiri, apa yang dirasakan dan menjadi pengalaman tersebut, jika di tuliskan dalam sebuah karya akan memiliki nilai tersendiri bahkan akan dirasakan betul energi dan nyawanya disetiap detailnya.

hal inilah yang ingin kita utarakan dalam ulasan kali ini. kisah yang di alami kurang lebih hampir 18 tahun yang lalu, tepatnya pada akhir Oktober 2007 pukul 4.30 wib. di atas dak kapal Ferry Bangkahuni – merak tujuan jakarta. Lahirlah karya lagu yang berjudul Du’o Ba Uku In’ok. Lagu daerah yang tengah digemari anak muda bahkan orang tua ini menjadi lagu daerah yang menginspirasi khususnya bagi orang-orang di tanah perantauan.

Duo ba uku inok sejatinya berawal dari sebuah goresan kenangan emosional yang tercurahkan melalui tulisan di album diary, bahkan semula hanya sebagai sebuah bentuk ungkapan emosional yang niatnya hanya akan menjadi sebuah kenangan dan pengalaman hidup sekaligus agar menjadi pemicu semangat serta motivasi kedepan agar mampu menjalani kehidupan dengan Sabar, kuat serta mandiri di tanah perantauan.

Lagu ini merupakan sebuah ungkapan emosional yang di tujukan kepada kedua orang tua, ungkapan rasa hormat, patuh dan tunduk kepada orang yang telah mengasihinya dari kecil hingga dewasa, ungkapan rasa cinta serta kasih sayang yang takkan pernah putus, memohon kiranya mendapatkan Do’a dan Restu dalam langkah dan perjuangannya, meski sebenarnya orang tua berat melepaskan kepergian anaknya untuk pergi merantau kenegeri orang.

Melalui sebuah tekad dan ikhtiar untuk merubah nasib, meski apapun tantangannya, ia sadar bahwa semuanya harus ia tempuh dan jalani, maka sejatinya do’a dan restu orang tuanyalah yang akan menjadi kekuatan, menuntun dan memberikan keselamatan pada dirinya untuk hidup berdiri sendiri dan harapannya kelak dapat mengubah masa depan untuk jauh lebih baik.

Malam menjelang subuh, di dek paling atas Kapal feri di tengah lautan selat sunda, antara lampung dan banten (Bangkahuni – Merak), perjalanan panjang yang ditempuh melalui jalur darat dari bengkulu menuju kota metropolitan jakarta.

Suara klakson kapal seolah memberitahukan perjalan ini hampir tiba di dermaga tujuan. entah apa yang terpikirkan kala itu, tak terasa ada luapan emosi yang hadir seketika, menguraikan air mata yang secara berlahan jatuh tanpa di sadari menjadi tangisan yang menuntun jari untuk menuliskan ungkapan doa dan lirih diatas kertas yang sedikit basah oleh air mata..

sebuah renungan yang begitu amat mendalam, rasa yang tlah jauh menerawang karena menyadari ini merupakan awal dari sebuah perjalanan kenyataan yang harus di tempuh sesungguhnya.

Hening malam dengan suara deburan ombak yang memecah oleh benturan dinding kapal seolah makin kian mengharukan pikiran untuk terus menuangkan kata-kata yang akhirnya seketika menyadarkan kenyataan yang dirasa, bahwa telah jauh melewati seberang lautan dan hampir sampai di tanah perantauan.

sebuah perjalanan sejarah yang ingin di tuliskan agar suatu ketika nanti akan menjadi kenangan di kehidupan masa depan kelak. untaian kata demi kata yang ditulis dalam buku cacatan yang waktu itu terasa begitu berharga dan setia menemani di setiap perjalanan.

Do’a kan aku ibu …
iringin perjalan ku dengan ridho dan restumu
agar ku mampu berdiri dan melangkah di tanah perantauan …
ku kan hadapi semua tantangan untuk mengubah hidup dan keidupan ini …
Oh .. ayah .. Kuatkan raga ini meski harus ku tempu dan jalani sendiri
ini perjalanan awal yang tak mudah untuk ku lewati …
Do’a mu adalah nafasku …

Demikian lirik yang semula dituliskan, sebelum akhirnya di ubah dalam tulisan dalam bahasa rejang kemudian menjadi karya lagu yang hari ini telah banyak digemari oleh masyarakat.  Singkat cerita, inilah proses lahirnya lagu yang bertajuk Duo ba uku inok di album Ini tentang Cinta Romansyah sabania Produksi ARTFI Production dan rilist diakhir tahun 2018. Dengan hadirnya karya ini, justru menjadi awal bangkitnya kembali semangat untuk bermusic dan berkarya hingga saat ini.

Meskipun awalnya sempat pesimis akan karya ini bisa di terima di tengah tengah masyarakat, karena memiliki perbedaan yang sangat mencolok dari lagu-lagu rejang lainnya, di tambah hambatan serta keterbatasan yang ada mengakibatkan ruang promosi dan publikasi yang mengalami kesulitan, namun beralahan tapi pasti usaha yang dilakukan secara intensif, akhirnya lagu ini dapat di terima dan ditemmpatkan dengan baik oleh masyarakat,  bahkan sebagian besar masyarakat saat ini sudah banyak yang mengenal bahkan hapal dengan lagu ini dengan sangat baik.

banyaknya permintaan masyarakat akan karya baru yang dihadirkan tentunya menjadi bagian pekerjaan rumah yang mudah-mudahan bisa terealisi segera, mengingat karya seni yang dihadirkan akan menjadi bagian inspirasi untuk kita semua agar dapat bangkit dan bersemangat dalam mengapai mimpi dan tujuan.

kedepan karya yang hadir diharapkan dapat jauh lebih baik lagi, sehingga mampu memberikan suguhan yang dapat mengilhami masyarakat guna menjadi bagian yang terus menginspirasi dan semangat menata kehidupan dimasa masa yang akan datang.

Dengan mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga kepada ALLAH S.W.T atas semua inspirasi dan ilham karya ini, Terima kasih untuk semua keluarga, sahabat dan kerabat, serta semua dukungan sahabat, mitra dan tentunya masyarakat yang telah menerima, memberi ruang atas karya sederhana ini, terlebih lagi support dan dukungan sekaligus apresiasi yang sangat luar biasa dirasakan. tetap lah menjadi bagian dari energi perjuangan ini, tetap satu dalam asa, bersama dan menjadi bagian yang tak terpisahkan guna terus berupaya bersama memajukan seni daerah, menasional dan hingga mendunia.

Salam Hormat .. !!, Salam hangat penuh cinta, terima lah persembahan karya dari mimpi dari seoarang musisi kampung bengkulu utara dan semoga karya karya lagu lainnya dapa berkenan di hati kalian semua.

Berikut Lirik lagu Duo Ba Uku Inok :

Uku minai de nuo … Uku tulung ba kiing

Utuk keracak nak ratau etun …

Dio iso si penyudo … Utuk ite bece’uy

Lak memuloi lake’ak gi siang …

Rela ba lake’ak ku Lak temerus idup yo

Madep lekok temuun tebo uak …

Sayo ba uku lak mempuk tangen ngan kekea kumu

Kunyau lebiak lapang dalen luus tuk ku siang ….

Reff.

Oi inok mbe’ak kumu mengindoi

Amen ku lalau kenut bio matai

Sego nien lak maneu amen ko temege’ak

Kunyau ba uku lalau …

Oi Bapak kuet ba diraiku kuet ba awakku duo nu nafasku

Untuk ku beta’en madep rintangannyo

Hidup betege’ak suang ….

Romansyah Sabania – romancenews.id

Simak lagu dan Video Klipnya Klik Disini

 

Tinggalkan Balasan