News

Maestro Berejong, para punggawa budaya yang patut diapresiasi

×

Maestro Berejong, para punggawa budaya yang patut diapresiasi

Sebarkan artikel ini

Memiliki tantangan serta hambatan yang cukup berat dalam pengelolaan pelaksanaan kegiatan budaya, khususnya pada kegiatan pertunjukkan Seni Budaya Tadisional Berejong, Tembang seni tradisional rejang ini hampir tergerus dengan maraknya music modern lebih dominan di tanggapi oleh masyarakat saat ini, juga di tambah kurannya wadan serta ruang bagi para penggiat seni tardisional ini untuk terus menghadirkan karya-karya mereka di tengah-tengah masyarakat.

Hampir seluruh penggiat atau pelaku budaya tradisional ini merupakan insan seni yang cukup lama menekuni bidang seni tradisonal telah banyak melakukan usaha dan upaya agar dapat terus melaksanakan giat -giat kebudayaan untuk dapat di hadirkan di tengah-tengah masyarakat. Berpuluh-puluh tahun lamanya melakukan giat kebudayaan didaerah yang dilandasi rasa kecintaan yang cukup tinggi, kebanggaan dan rasa tanggung jawab agar kebudayaan daerah tetap tumbuh dan lestari.

Enam pelaku budaya yang telah menyandang Predikat Maestro ini, merupakan inisiator pembangunan pemajuan kebudayaan yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya dalam rangka menjaga dan melestariakan giat seni tradisonal ini. Sehingga kiranya dapat menjadi renungan sekaligus dasar pemahaman bagi kita, bahwa giat seni budaya tradisional ini akan menjadi perhatian serius bagaimana upaya menumbuhkan kesadaran pada masyarakat agar dapat meberikan  nilai dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada para penggiat kebudayaan ini, terkhusus terhadap para penggiat seni budaya tardisonal daerah yang sampai saat ini, tetap terus bertahan meski dalam keterbatasan dan situasi yang memprihatinkan.

Ada berbagai penelitian dan kajian-kajian yang telah kita laksanakan tentu ada beberapa metode dan upaya yang harus segera kita lakukan.

Yang utama dan paling penting yakni bagaimana upaya dalam rangka menumbuh kembangkan bakat, kemampuan dan keterampilan kepada penggiat seni tradisional ini untuk lebih mendalami pemahaman mengenai giat seni taradisonal ini serta melakukan usaha untuk lebih meningkatkan mutu dan kreatifitas dalam melahirkan karya-karya seni. Sehingga upaya dalam rangka memajukan giat seni tradisonal ini, akan mengalami kemajuan secara pesat sehingga jauh lebih berkembang dan akhirnya akan beransur-ansur, pelan tapi pasti bangaimana giat seni tradisonal ini kelak, akan jauh lebih baik serta berkualitas sehingga dapat di terima dan menjadi perhatian banyak masyarakat secara luas. Baik di daerah, provinsi, nasional bahkan internasional.

Kemudian bagaimana menggalakkan giat seni tradisional ini untuk senantiasa di laksanakan pada setiap kegiatan masyarakat, meski dalam kegiatan acara yang bersekala kecil dan sederhana, namun secara rutin untuk tetap dapat di laksanakan.  Lebih gencarnya lagi media sosilisasi dan promosi akan giat seni budaya tradisonal ini serta upaya bagaimana membangun minat, bakat serta kemampuan generasi muda di bidang giat seni tradisional ini di daerah.

Lalu yang tak kala penting pula di lakukan ialah bagaimana upaya menumbuhkan rasa dan kesadaran betapa pentinya menjaga nilai kebudayaan daerah, sehingga akan menjadi tradisi atau kebutuhan untuk harus terlaksana di tengah-tengah kegiatan di masyarakat.

Ingin kita kemukakan bahwa seni tradisonal daerah yang cukup kita kenal keberadaannya saat ini ialah berasal dari nilai-nilai dasar dalam sebuah literasi kebudayaan atau tradisi yang mengikat, namun akhir-akhir ini telah mengalami banyak pergeseran akan nilai kearifan local yang telah diwariskan secara turun temurun ini, dengan adanya pengaruh yang lebih kuat yakni maraknya giat seni modernisasi sehingga, jika tidak di jaga dan dipelihara, maka sudah jelaslah akan berdampak tersingkirnya giat seni budaya tradisonal daerah ini, dan tidak menutup kemungkinan secara berlahan – lahan akan hilang bahkan mati dengan sendirinya.

Terlepas dari itu semua seni budaya pada hekekatnya mempunyai jiwa yang akan terus hidup, karena ia akan terus mengalir pada diri manusia, siapapun dan dimanapun dalam kehidupannya. Kebudayaan akan terus tercipta, dari tempat ketempat, dari individu ke individu dan dari masa ke masa. Namun, perlu diingat bahwa hal tersebut tidaklah cukup menguatkan akan keberlangsungan seni budaya ini untuk tetap terlaksana di tengah-tengah kehidupan masyakat apabila tidak di landasi dari rasa kepedulian semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah dalam upaya menjaga nilai-nilai budaya, Karena kebudayaan akan mengalami perubahan-perubahan dari waktu ke waktu, dari generasi ke generasi sehingga perlu di  buatkan dasar pemahaman yang kuat dan ilmu pengetahuan tentang kebudayaan itu sendiri.

Kurangnya rasa kepedulian terhadap nilai seni budaya daerah, tentu sangat berdampak dengan redupnya giat seni ini di tengah-tengah masyarakat. Sudah selayaknya giat seni budaya ini untuk lebih gencar di galakkan atau di laksanakan sekaligus di promosikan Kembali. Dengan demikian keberlangsungan giat seni budaya ini, baik bagi pelaku budaya itu sendiri akan mendapatkan ruang serta kesempatan untuk bersemangat kembali melaksanakan giat-giat seni budaya ini di tengah – tengah masyarakat.

Usaha-usaha serta Upaya-upaya dalam rangka melestarikan kebudayaan daerah khususnya seni tradisonal berejong, harus lebih di tingkatkan menjadi kegiatan rutinitas pada giat kebudayaan daerah atau, giat seni ini senantiasa dilakukan berkala dan terarah. Maka dengan demikian akan terwujudnya tujuan dan harapan yang akan mencerminkan bahwa keberadaan giat seni budaya itu masih tetap ada, terjaga dan terpelihara keberadaannya.

Usaha Pelestarian seni budaya ini menjadi bagian dari rasa tanggung jawab bersama baik dari peran pelaku budaya itu sendiri, maupun dukungan masyarakat, pemerintah ataupun swasta guna mempertahankan nilai-nilai budaya, nilai seni tradisional daerah dengan malaksanakan perwujudan yang nyata, baik menjadi bagian dari giat budaya itu sendiri maupun sebagai pendukung atau support pada setiap pelaksaaan kegiatan kebudayaan yang di laksankan di masyarakat.

Sehingga dapat di pastikan bahwa kebradaan serta keberlangsungan giat seni budaya ini akan terus hadir sebagai sebuah kegiatan yang rutinitas untuk di laksanakan sekaligus di anggap penting dan harus tetap terklaksana.

Menjaga dan melestarikan budaya khususnya seni tardisional berejung ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Hal ini tentu harus dilakukan oleh komponen masyarakat terkhusus lagi bagi kalangan muda agar kelestarian seni budaya ini tetap hadir dari generasi ke generasi.

Adapun upaya dan usaha yang di lakukan guna menjaga kelestarian budaya tersebut di antaranya :

  • Upaya dan usaha yang dilakukan dengan cara terjun langsung menjadi bagian yang terlibat dalam giat kebudayaan yang ada di daerah, ini merupakan bagian dari sebuah pengalaman kultural. Contohnya ialah, jika kebudayaan tersebut berbentuk seni tardisional, maka masyarakat dianjurkan untuk mengenal, belajar dan berlatih dalam menguasai seni tradisional tersebut, sehingga nantinya dapat dipentaskan pada acara-acara tertentu atau diadakannya festival-festival, pentas seni dan pertunjukkan dengan demikian seni budaya dan kearipan lokal selalu dapat dijaga kelestariannya.
  • Upaya dan Usaha yang dilakukan dengan cara membuat suatu pusat informasi, mengedukasikan mengenai kebudayaan daerah yang dapat difungsionalisasi ke dalam banyak bentuk kegiatan. Tujuannya ialah untuk mensosiliasikan sekaligus menginformasikan bahkan di peruntukkan untuk sebuah kepentingan pengembangan kebudayaan itu sendiri serta membuka potensi kepariwisataan daerah. Dengan demikian dapat menarik minat generasi muda guna mengembangkan kemampuan dan memperkaya pengetahuannya tentang kebudayaanya sendiri.
  • Meningkatkan kualitas dan kreatifitas sumber daya manusia yang trampil dan berkemampuan khususnya generasi muda pada bidang seni budaya dalam rangka memajukan serta mengembangkan kebudayaan asli daerah.
  • Mendorong masyarakat untuk memaksimalkan potensi seni budaya daerah dengan mengkolaborasikannya pada setiap kegiatan dan usaha – usaha lainnya yang akan berdampak kepada nilai  kearifan local karacteristik daerah.
  • Berusaha menghidupkan kembali semangat toleransi, kekeluargaan, keramah tamahan serta solidaritas yang tinggi guna penyatuan ikatan dalam keberagaman baik di tengah-tengah lingkungan sesama pelaku seni budaya itu sendiri maupun di lingkungan masyarakat.
  • Selain upaya dan usaha yang di terangkan diatas tentu seni budaya tradisional daerah itu hendaknya di upayakan keabsahannya agar sebagai pemilik seni budaya yang sah, dapat diantisipasi pembajakan kebudayaan yang dilakukan oleh negara-negara lain. Sehingga keadaran kita untuk menjaga dan memelihara kebudayaan itu secara sadar akan timbul sehingga usaha dan upaya terhadap keberlangsungan giat seni budaya itu terus akan ada.

Sebuah Persoalan yang sering terjadi dalam masyarakaat adalah terkadang tidak merasa miliki terhadap seni budaya sendiri. Kita bahkan lebih mengiatkan budaya-budaya impor yang sebenarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita. Budaya lokal mulai hilang dikikis zaman, bahkan beransur-ansur ditinggalkan. Oleh sebab itu kita memiliki kewajiban dan rasa tanggung jawab Bersama guna menumbuhkan kesadaran bagaimana usaha dan upaya kita dalam menjaga kelestarian seni budaya daerah itu di era perubahan zaman saat ini.

Di samping itu, kiranya Pemerintah juga harus mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang mengarah pada upaya pelestarian kebudayaan daerah. Seperti halnya dengan menginventarisasikan seluruh komponen kebudayan daerah atau pelaku, penggiat seni budaya yang ada di daerah untuk dapat memberikan kontribusi baik melalui ide, masukan serta gagasan agar maraknya giat kebudayaan daerah ini dapat selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Lalu mengupayakan bagaimana menyemarakkan kegiatan kebudayaan daerah melalui berbagai kegiatan seperti halnya Pentas seni dan Pertunjukkan pada acar-acara besar kedaerahan, maupun kegiatan sarah sehan, seminar atau dialog kebudayaan serta Langkah lainnya yang dapat menjadi Langkah dan usaha guna menjaga dan memelihara giat kesenian ini dapat terus berlangsung.

Upaya pengenalan kebudayaan lokal kepada generasi muda, juga perlu di lakukan agar pengetahuan dan informasi mereka terhadap warisan dari leluhurnya ini dapat menjadi kewajibanya pula sebagai regenerasi penerus memahami dan mengetahui berbagai macam kebudayaan yang dimiliki. Kemudian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat lebih memusatkan perhatian pada pendidikan muatan lokal kebudayaan daerah maka niscaya nilai kebudayaan daerah ini dapat terus terjaga akan kelestariannya.

Provinsi Bengkulu khususnya suku rejang di wilayah kabupaten Bengkulu utara memiliki ragam seni budaya yang saat ini hakekatnya dapat di tumbuh kembangkan, mengingat masih banyak potensi seni budayanya yang sampai hari ini belum tersentuh bahkan belum pernah di galakkan. Oleh sebab itu, sebagai inisiator dari upaya pemajuan kebuadayaan daerah, kita sadar tidak akan mampu secara sendiri-sendiri melakukan upaya tersebut. Namun butuh peran serta dan perhatian masyarakat, pemerintah maupun swasta agar kiranya inisiatif dalam rangka menjaga dan memelihara kebudayaan tradisional daerah ini dapat di dukung agar terealisasi, sembari melakukan evaluasi dan membangun kreatifitas lainnya agara usaha ini tidak hanya terbatas pada satu upaya saja, melainkan banyak upaya harus segera kita lakukan.

Apresiasi dan penghargaan terhadap para pelaku budaya yang masih dengan semangat membangun giat-giat kebudayaan daerah adalah bagian terpenting untuk dilakukan, mengingat hal tersebut merupakan wujud nyata bagian terhadap upaya pemajuan kebudaan nasional.

kita meyakini, Kedepan kita tidak lagi menjadi bagian yang terbelakang, melainkan menjadi yang utama dalam kedudukan dan existensi budaya. Sehingga kekayaan budaya kita dapat memiliki tempat baik di daerah, provinsi maupun nasional bahkan tidak menutup kemungkin untuk dapat di kenal ke dunia international.

Romansyah Sabania – romancenews.id

 

Tinggalkan Balasan