News

Berejong Music Tradisional Festival, diharapkan kembali digelar

×

Berejong Music Tradisional Festival, diharapkan kembali digelar

Sebarkan artikel ini

Romancenews.id – Succes melaksanakan even kebudayaan yakni Berejong Music Tradisional Festival yang dilaksanakan pada bulan agustus setahun yang lalu, telah memberikan kesan dan harapan besar bagi para pelaku budaya daerah khususnya pelaku seni tradisional berejong untuk dapat direalisasikan dan dilaksankan Kembali pada tahun 2025 ini.

Hal ini diungkapkan langsung oleh salah satu penggiat budaya daerah yang hari ini masih terus melaksanakan giat-giat kebudayaan didaerah, kepada jurnalis Romancenews.id di sela-sela obrolan santai membahas seputar kegiatan kebudayaan didaerah.

Para pelaku budaya khususnya pelaku seni tradisional Berejong merasakan bentul dampak dan manfaat yang dirasakan, dijelaskannya dengan penuh semangat dan meyakinkan.

Ruang dan wadah yang diberikan melalui kegiatan yang dilaksanakan di tahun lalu, telah memberikan sugesti dan motivasi tersendiri dalam upaya membangun serta menggalakkan giat-giat kebudayaan didaerah, selain itu mereka juga telah mempersiapkan penampilan dengan terus mengupayakan membangun kemampuan serta keterampilan sehingga nanti pada pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan mereka dapat menunjukkan segala kemampuan yang telah mereka pelajari hampir kurang lebih satu tahun belakakangan ini.

Obrolan santai dengan riuh canda tawa serta gurau lebih dari enam pelaku budaya daerah ditemani dengan secangkir kopi.

Berikut, Kilas Balik latar belakang dan tujuan dilaksanakannya Berejong Music Tradisional Festival tahun 2024 yang lalu.

Yakni dalam rangka menggalakkan Kembali semarak giat seni budaya daerah khususnya pada giat seni tardisonal Berejong, Kabupaten Bengkulu Utara – Provinsi Bengkulu, Pergelaran ajang kompetisi giat seni budaya tingkat Provinsi Bengkulu yang diikuti lebih dari seratus peserta dengan empat kategori perlombaan.

Kegiatan yang di latar belakangi oleh langkanya ruang dan wadah giat budaya khususnya di wilayah kabupaten Bengkulu utara – Provinsi Bengkulu umumnya,  pada giat kesenian tradisonal daerah yang kurang lebih hampir 25 tahun lamanya dalam kondisi memprihatinkan dan butuh sebuah perhatian khusus.

Minimnya kesempatan serta sarana expresi bagi insan seni daerah yang bahkan hampir tidak pernah tersentuh sama sekali, terutama bagi para penggiat budaya yang berada di pelosok desa di Wilayah Provinsi Bengkulu.

Kegiatan yang juga bertujuan agar dapat menjadi wadah Pengembangan bakat, potensi dan kemampuan bidang seni budaya serta pembangunan regenerasi yang berbudaya sekaligus, usaha menjaga dan melelestarikan seni budaya daerah dengan menguatkan pondasi dan ketahanan dasar demi tetap berlangsungnya peradaban kebudayaan didaerah, membangun kesadaraan bersama akan tanggung jawab guna memelihara serta menumbuhkan rasa memiliki seni budaya asli daerah.

Disamping itu, melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, Seolah menghidupkan kembali ekosistem kebudayaan daerah sehingga dapat mendorong Kembali semangat dan motivasi para pelaku seni budaya daerah untuk terus hadir, mengisi dalam setiap giat-giat kebudayaan yang di laksanakan di Tengah – Tengah masyarakat.

Dengan demikian giat seni tradisional ini akan semakin marak, maju, lestari dan terus berkembang.

Ajang kompetisi seni budaya, Tembang Seni Tradisional Daerah yang di laksanakan dalam empat kategori perlombaan yakni, Kategori tunggal, kategori Grup, Bebalas Pantun dan Kategori Milenial.

Berejong Music Tradisional Festival yang dilaksanakan pada tahun 2024 yang lalu juga merupakan Buah dari pemikiran, ide, Do’a dan harapan Para penggiat seni budaya daerah khsusunya para penggiat seni tradisional berejong di Kabupaten Bengkulu Utara.

Meski telah terlaksana dengan baik dan lancar, namun perlu untuk diketahui sebelumnya bahwa tak mudah menyakinkan untuk menyampaikan usulan kegiatan ini kepada pemerintah terlebih lagi kepada pemerintah daerah, namun karena dorongan moril, do’a serta dukungan dari semua pihak, semangat kekeluargaan yang telah dibangun bersama para pelaku dan penggiat seni tradisional berejong kurang lebih hampir dua tahun lamanya, menjadi spirit untuk dapat direalisasikan.

Melalui sebuah proses yang cukup panjang, alhamdulillah kegiatan tersebut dapat terealisasi dan telah terlaksana dengan succes.

Di tahun 2025 ini,  diharapkan giat kebudayaan ini kembali digelar agar gairah dan semangat untuk menyemarakkan kembali giat-giat kebudayaan di tengah-tengah masyarakat yang dirasa saat ini kembali hening seolah tak bergeming.

Semoga apa yang menjadi harapan para pelaku budaya ini, juga menjadi bagian pemikiran para pemangku kebijakan didaerah kedepan, sehingga apa yang telah menjadi cita-cita dan harapan hampir seluruh pelaku buadaya daerah ini dapat terealisasi secara nyata.

Namun tak dapat dipungkiri pula, bahwa pelaksanan giat kebudayaan ini juga harus mendapatkan dukungan, peran serta dari semua pihak, dari semua lapisan, baik pemerintah daerah, swasta, lembaga dan perorangan maupun komponen masyarakat.

Terakhir kegiatan ini nantinya diharapkan bukan hanya sekedar menjadi kegiatan ceremonial semata, melainkan tujuan utama pelakasanan ini ialah membangun kembali gairah dan semarak giat-giat kebudayaan dalam rangka Pemajuan Kebudayaan Daerah dan Pemajuan Kebudayaan Nasional.

Tinggalkan Balasan