Maasyah Kirana Naqiyah, Bintang Belia yang Bersinar di Panggung Bengkulu Utara Expo 2025
Bengkulu Utara — Malam Festival Pop Song Bengkulu Utara Expo 2025 menjadi saksi lahirnya sebuah kejutan manis dari panggung seni daerah. Seorang gadis kecil bernama Maasyah Kirana Naqiyah, akrab disapa Qiya, tampil penuh percaya diri dan berhasil memukau ratusan penonton yang hadir.
Qiya, lahir di Bengkulu Utara pada 28 Agustus 2015. Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Teguh Qadriansyah dan Ira Mutiara ini tinggal bersama keluarganya di Perumahan Cipta Indah, Desa Taba Tembilang. Saat ini, ia tercatat sebagai siswi SD Negeri 09 Bengkulu Utara.
Menariknya, darah seni Qiya juga lahir dari akar budaya yang kuat. Ia merupakan bagian dari keturunan Rejang dan Melayu Pesisir Bengkulu, dua identitas budaya yang sarat dengan tradisi seni, musik, dan kekayaan kearifan lokal. Mungkin inilah yang turut membentuk karakternya yang penuh semangat, percaya diri, serta memiliki jiwa seni yang mengalir alami sejak kecil.
Sejak usia dini, Qiya telah menunjukkan kecintaannya pada dunia seni, khususnya menyanyi yang juga menjadi hobinya. Dengan suara merdu dan penghayatan mendalam, ia mampu menghadirkan suasana yang hidup di setiap panggung yang ia tapaki.
Awalnya, banyak yang mengira keikutsertaan Qiya di ajang sebesar Expo hanyalah sebagai langkah awal untuk menambah pengalaman dan jam terbang. Namun siapa sangka, dara belia ini justru tampil istimewa. Dengan ekspresi penuh penghayatan, keberanian, dan aura panggung yang memikat, ia membalik semua prasangka. Penonton yang hadir terhenyak, lalu larut dalam tepuk tangan panjang, tak percaya seorang anak seusianya mampu memberi tampilan yang begitu berkelas.
Sebelum unjuk kebolehan di Expo 2025, Qiya telah menorehkan sederet prestasi. Ia pernah meraih Juara 1 lomba menyanyi di acara event birthday party, Juara 3 menyanyi di OLS3N Bengkulu Utara, serta menorehkan prestasi di panggung fashion show dengan menyabet Juara 1 dan Juara 3 di dua ajang berbeda. Semua capaian itu menjadi bukti nyata bahwa bakat Qiya bukan sekadar kebetulan, melainkan lahir dari semangat, kecintaan, dan kerja keras.

Salah seorang pengamat seni yang hadir dalam acara ini menyebut bahwa Qiya memiliki potensi luar biasa. “Keberaniannya, rasa percaya dirinya, caranya membawakan lagu, bakat serta karakternya, ditambah kemampuan stage act yang sangat menghibur, menjadikannya mampu memukau hati penonton. Jika konsisten dibina dan dilatih, dalam tiga tahun ke depan tidak menutup kemungkinan Qiya bisa bersaing di kancah nasional, bahkan masuk dalam industri musik daerah maupun nasional,” ungkapnya penuh optimisme.
Kehadiran Qiya memberi pesan penting bagi generasi seusianya: bahwa bakat dan mimpi tidak mengenal usia. Dengan keberanian untuk tampil, semangat belajar, dan dukungan keluarga, setiap anak bisa bersinar sejak dini. Penampilan Qiya di Festival Pop Song Bengkulu Utara Expo 2025 bukan hanya sebuah hiburan, tetapi juga inspirasi bahwa generasi muda daerah ini memiliki potensi luar biasa yang patut dibanggakan.
penting kiranya festival semacam ini terus digalakkan agar potensi anak-anak Bengkulu Utara dapat muncul ke permukaan. Lebih dari itu, ruang bimbingan, pembinaan, dan pelatihan bagi talenta muda juga harus disiapkan. Dengan begitu, bakat-bakat hebat seperti yang dimiliki Qiya tidak akan sirna, melainkan terus berkembang dan memiliki progres prestasi gemilang di masa depan.
Romancenews.id_Rmsy











